Minggu, 06 September 2009
Salah Angkot....
Rencananya mau coba jalur baru. Soalnya di dekat asrama ada angkot yang berwarna putih-kuning-hijau tapi tidak lewat depan kampus saya. Cuman angkot tersebut lewat di samping Rumah Sakit Bromeus. RS Bromeus sendiri deket dari Kampus saya. Yah butuh jalan2 sedikit lah ke arah atas…
Sore itu saya di temani Perry jalan ke arah atas (deket bromeus).. nah setelah sampai di tempat menunggu angkot dan beberapa menit menunggu akhirnya angkot yang mirip itu pun lewat. Sebelum naik ke angkot saya pinjam uang Rp 1000 ke Perry.. soalnya uang saya cuman Rp 1000 dan Rp 50.000 (saya malas bayar pake uang Rp 50.000 an saya) . cukup Rp 2000 dah uang saya. Udah langsung naik angkot dengan kurang yakin..
Sepanjang perjalanan di atas angkot tersebut saya tak pernah lengah untuk mengawasi daerah sekitar. Saya ingat angkot tersebut lewat dalam lingkungan ITB… dan berlanjut ke Unpad.. ckckckc.. makin lama saya di atas angkot saya makin gelisah. Karena daerah yang di lewati oleh angkot tersebut sudah tak kukenal.. saya semakin tak yakin… saya jg sempat melihat angkot yang sama lewat dari arah berlawanan…. Akhirnya ku putuskan untuk turun dan bayar Rp 2000… ckckckc.. uangnya mati sia-sia.. ku menunggu angkot yang sama untuk kembali ke arah bromeus..
Ternyata angkot ini tidak kembali ke dengan arah yang sama. Tapi arah yang lain. Ku coba untuk berpikir positif ……….. mungki aja neh angkot ke asrama gw…
lama kelamaan ternyata eh ternyata….saya kembali ke tempat pertama saya tunggu angkot itu… ckckck.. balik lagi ke Bromeus…. Akhrinya ku putuskan untuk naik angkot yang biasa aja.. Kelapa Dago… uang Rp 50.000 tadi saya pake untuk bayar angkotnya….. sialnya lagi bukan di potong Rp 2000,tapi Rp 3000
ckckckckckc…. Sejam keliling dengan angkot yang salah…. Trial and Error = My result was Error!!!
Kamis, 27 Agustus 2009
The Road......
Bandung is really nice city, it's warm... not hot... but little bit cold... (i like it)
there are alot of trees... big trees.... you can see in this picturess....
this road which i always pass if i want to go college.. :)

Jalan Sulawesi..... hmm.. In this place, i stand and wait the Public Transportation "Angkot"
rencana esok hari.... my plan in the forward......
My Dormitory....
My way go College....
The Environtment arround me....
My New Friends...
My Class....
and many more... so keep watching....
am starting my new life… for left my bad past.
at Stimik Likmi
7th day in Ramadhan,
I started today with sahur at 3.am in the morning with my friend in the dormitory.
Prayed then slept...
i went to college by public transportation it was took 10 minutes to reach my collage.
When i arrived, i found my friends played the Mr. IT. they downloading their college's ingredient subject.
They were Yohan, Perry, and Agung. 20 minutes later i met welly.
Living in Bandung was a new experience for me.
Living alone,,, sometimes I missed my friends (Rexy,Callu,Allank,Kelik,Rian,Rico,Andry,Shandy,Dahri,Zakia,Nini, and many more ) in Makassar.
Sometimes I missed my family, my mom, my dad, my brothers, my home, my room, my motorcycle (especially I must go everywhere by foot),
Yeah.. I am starting my new life… for left my bad past.
Selasa, 28 Juli 2009
Kamis, 25 Juni 2009
ada lagi neh film yang asik.. Judulnya Kita Punya Bendera

Film yang di putar di Gedung Graha Pena ini menurut saya sangat bagus karena film ini sudah begitu mengangkat permasalahan yang menarik dan merupakan karya anak negeri dan alumni UNTAR , yaitu Steven Purba dan seperti yang di katakannya “Film ini tidak hanya tentang peranakan Cina-Indonesia saja, namun lebih jauh tentang filosofi kebersamaan dalam perbedaan; serta tentang pencarian identitas diri seorang anak”.
Kita Punya Bendera, inilah judul terbaru dari sutradara Steven Purba yang dibintangi oleh Paulus, Bima Anggara, Hengky Sulaiman, da Robby Tumewu. Film ini menceritakan tentang seorang anak yang bernama Timmy, ia adalah anak keluarga keturunan Tionghoa yang sehari-harinya berdagang bakmi di Jakarta. Di kelas Timmy, banyak temannya memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda.
Cerita yang bercerita tentang seorang anak keturunan Tionghoa bernama Timmy yang bingung akan identitas keturunannya, masalah berasal dari pengisian form identitas diri di sekolah dasarnya, di mana di form tersebut ada kolom keturunan yang harus di isi, Timmy pun bingung dan bertanya kepada temannya Jarwo “Si Wong Jowo” yang menjawab bahwa ia keturunan Jawa karena ia tinggal di Jakarta dan Jakarta merupakan bagian dari Jawa pikirnya, jadilah Timmy pun menyetujui dan mengisi kolom keturunan tersebut dengan kata “Jawa”, sehingga ia di panggil oleh Ibu gurunya dan di jelaskan sediki tentang keturunan, di mana sang Ibu guru menjawab pertanyaan Timmy kenapa harus ada kolom tersebut yang seperti membeda – bedakan dengan jawaban “Bukannya ngebeda – bedain tapi memang beda kok!”. Yang membuat saya tersenyum geli.
Kemudian di mulailah rasa penasaran Timmy yang membuat ia bercerita kepada 3 teman baiknya Jarwo, Nia, dan Romi dan mereka pun mulai membantu Timmy dalam mencari tahu identitas keturunannya dengan berbagai cara seperti mencari informasi dari internet, merayakan Xin Cia atau Imlek di mana mereka berpikir jilakau mereka sudah merayakan Imlek bersama dengan segala atributnya, Timmy akan menjadi orang keturunan Tionghoa beneran dan menurut saya sungguh lucu ketika mereka mencari berbagai atribut Imlek seperti lampion, jeruk, angpau,dan lain lain yang membuat film ini begitu lucu karena kepolosan para pemain kecil di dalamnya dan perjalanan seru mereka yang mungkin merupakan pengalaman nyata kebanyakan anak keturunan Tionghoa di Indonesia.






